Jumat, 18 November 2011

Ketika mempunyai atasan yang cerewet

Bagi mereka yang bekerja di sebuah perusahaan pastilah mempunyai seorang atasan. Namun kebanyakan seorang atasan seringkali adalah orang yang sangat cerewet, suka mengatur, maunya sendiri dan kadang tidak memikirkan perasaan orang lain.

Sikap yang umum yang diperlihatkan oleh seorang bawahan biasanya berkeluh kesah tentang mereka, mungguncingkan mereka bersama rekan-rekan yang lain dan bahkan pikiran yang paling ektrem adalah berharap mereka tertimpa celaka. Akan tetapi sikap seperti itu justru akan menambah stress si pekerja, dan akan membuat jarak semakin lebar dengan atasan.

Agar situasi diatas tidak semakin membuat si pekerja mengalami stress yang berkepanjangan, perlu adanya perubahan paradigma tentang atasan yang cerewet. Ada dua hal positif yang bisa saya bagikan agar kita bisa merubah paradigma saat kita harus berhadapan dengan atasan yang cerewet.

Pertama, Seringkali saat kita menghadapi atasan yang cerewet kita mengambil kesimpulan bahwa sikap seperti itu ditujukan untuk menyerang kita secara pribadi, kita menganggap sang atasan hanya ingin menyusahkan kita.

Sikap seperti diatas akan semakin membuat kita tertekan, untuk itu kita perlu menyadari bahwa sikap cerewet yang diperlihatkan oleh atasan bukanlah ditujukan kepada kita secara pribadi. Pada hakikatnya, mereka berbuat demikian karena terpaksa – terperangkap dalam peran yang mengharuskan mereka bersikap cerewet.

Kedua, orang yang paling cerewet seringkali adalah orang yang mendorong kita keluar dari zona nyaman, dan membantu kita mencapai prestasi yang tinggi. Sebagai seorang pekerja seringkali kita tidak meyadari hal ini, sebetulnya kalau kita mau menengok kebelakang, segala kemampuan kita yang terbaik saat ini yang kita miliki tidak lepas dari peran orang-orang yang cerewet.

Semoga apa yang saya bagikan ini bisa menginspirasi rekan-rekan untuk melihat sisi positif saat kita memiliki atasan yang cerewet.

Salam

10 komentar:

  1. saya sudah backlink blogmu di http://muktiblog.com. tolong ganti text alamat blog saya menjadi Tips Blogging. Bukan MuktiBlog Dot Com. Thanks atas kerja samanya

    BalasHapus
  2. sangat bermanfaat sobat....dalam setiap keping kehidupan selalu ada dua sisi yang bertentangan, seperti itulah hidup, seorang atasan yang cerewet bisa menjalankan perusahaan dengan lancar karena ada bawahan yang yang tenang dan bisa mengerti. ibarat ada siang dan malam saling melengkapi.terima kasih

    BalasHapus
  3. Hahahaa, Ia bos saya juga cerewet sekali. apalagi istrinya.
    ini tips bagus
    Salam
    nitip link ya sobat : http://www.tamanbacaan.web.id

    BalasHapus
  4. Kualitas reaksi orang lain pada Anda ditentukan oleh kesan mereka. Bila kesan itu baik, maka baiklah perlakuan mereka.. :)

    BalasHapus
  5. kita diciptkan berbeda beda sehingga karakter pun beda

    BalasHapus
  6. mending ditinggal liat ini

    BalasHapus
  7. nice info....

    kunjungi balik yaaa

    BalasHapus
  8. Info yang bermanfaat, sebagai penyeimbang dalam kehidupan ini.

    Sukses selalu
    alam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus