Tampilkan postingan dengan label Bloggorgasme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bloggorgasme. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Bingung dengan Alexa Rank

Saya bukanlah orang yang berlatar belakang IT, dan juga menggeluti dunia blog baru beberapa bulan. Tetapi ada hal-hal yang betul-betul membuat saya tidak ngerti. Tidak cocok dengan jalan pemikiran saya sebagai seorang accounting.

Yaitu mengenai ranking yang dilakukan oleh "Alexa". Karena di tollbar saya pasangi Alexa, jadi setiap kali saya mengunjungi sebuah website atau blog saya suka merankingnya dengan Alexa ini. Nah yang membuat saya bingung ada website yang menampilkan total jumlah pengunjungnya di sidebar, kalau saya lihat total pengunjungnya jauh melampaui apa yang ada di blog saya, akan tetapi saat saya coba rank dengan Alexa, blog saya jauh berada di atas website tadi, baik di regional negara maupun di seluruh dunia. Lalu berdasarkan apa Alexa meranking sebuah website atau blog ?!?!?!....

Yang kedua seorang blogger mengaku bahwa blognya dikunjungi rata-rata perhari 300 pengunjung, tetapi saat saya cek rankingnya dengan Alexa, blog saya jauh berada diatas blognya, padahal blog saya rata-rata dikunjungi tidak lebih dari 100 pengunjung. Nah lo… tambah bingung??!!???!!...

Nah, itulah kenapa saya katakan hal itu tidak sejalan dengan logika berpikir saya, logika berpikir saya mengatakan kalau jumlah pengunjung semakin banyak seharusnya ranking di Alexa semakin meningkat – atau kalau di Alexa, angkanya semakin kecil – tetapi hal itu tidak terjadi.

Saya akan sangat berterima kasih kalau ada teman-teman yang bisa membantu memberikan sedikit pencerahan, tetapi please… gunakan bahasa yang gampang dimengerti oleh orang yang awam seperti saya ini, yang sedikit GapTek.

Minggu, 13 November 2011

Bagaimana memilih judul yang tepat?

Dalam setiap penulisan artikel hal yang paling penting adalah pembuatan judul. Karena dari judul inilah kita bisa memikat para pembaca. Akan tetapi dalam pemilihan judul janganlah hanya memikirkan bagaimana agar judul itu bisa memikat pembaca, akan tetapi judul juga harus bisa memberikan gambaran sekilas dari apa isi sebuah artikel.

Beberapa kali saat saya melakukan blog walking saya dapati ada judul-judul yang membuat saya tertarik, akan tetapi setelah saya baca seluruh isi artikelnya saya menjadi kecewa. Saya akan memberikan contoh dua artikel yang saya temui. Perlu diingat bahwa apa yang saya sampaikan ini adalah opini saya secara pribadi, para pembaca boleh saja untuk tidak setuju. Dan bagi sang penulis, apa yang saya sampikan ini bukan bermaksud untuk menggurui atau mengkritik akan tetapi biarlah ini semua bisa menjadi proses belajar bagi kita semua.

Yang pertama adalah sebuah artikel yang berjudul “Ada suara mistis di stasiun Kroya”. Waktu saya membaca judul dari artikel diatas saya mengharapkan bahwa sang penulis menceritakan hal-hal yang aneh di stasiun Kroya, entah itu dari pengalaman sang penulis sendiri atau dari nara sumber yang lain. tetapi ternyata hanya sebuah ulasan tentang stasiun Kroya - kereta api apa saja yang melewatinya, dimana letak stasiun Kroya. Sedangkan suara mistis yang dimaksud penulis hanyalah bel yang berbunyi di stasiun tersebut.

Yang kedua adalah sebuah artikel yang berjudul “Mengapa di alamat email selalu ada tanda @”. Waktu saya membaca artikel ini saya berharap menemukan sebuah bukti yang sangat ilmiah mengapa ada tanda @ di setiap alamat e mail, ternyata artikel tersebut hanya mengatakan bahwa tanda @ artinya "di ( menunjukkan awalan suatu tempat )", sedangkan yang lain menceritakan tentang sejarah bagaimana alamat e mail ditemukan dan oleh siapa. Setelah membaca artikel tersebut pertanyaan saya belum terjawab, mengapa tanda @ yang ada di alamat e mail, bukan tanda ~ atau tanda #.

Muncul pertanyaan di benak saya, apakah memang harus seperti itu dalam hal kita memilih judul sebuah artikel, yang penting judul harus memiliki daya pikat, tanpa memperhatikan apakah judul tersebut sudah menggambarkan isi artikel. Yang saya takutkan apabila kita terlalu sering melakukan hal itu para pembaca kita akan kehilangan gairah, karena rasa ingin tahu yang tidak pernah terpuaskan. Dari kedua artikel yang saya baca tersebut masih ada pertanyaan yang mengganjal dalam diri saya yang belum terpuaskan, dan hal itu yang membuat tulisan ini muncul.

Saya ingin temen-temen pembaca berbagi opini di kolom comment. Agar saya juga mendapat pencerahan dalam pemilihan judul sebuah tulisan.

Kamis, 27 Oktober 2011

Masihkah ada kemungkinan mendulang rupiah dari blog?

Sebagai seorang blogger pemula pertanyaan diatas sangatlah wajar, mengingat sebuah data menyebutkan bahwa setiap 7.5 detik sebuah blog baru muncul di Indonesia. Dan di tahun 2011 ini sudah ada kurang lebih 4 juta akun blog. Itu berarti bahwa sebagai blogger yang berstatus pemula harus bersaing dengan 4 juta blogger lain untuk mendapatkan jumlah pengunjung.


Kemudian saya iseng melakukan sebuah analisa terhadap blog saya sendiri “DeWay". Blog saya tergolong masih baru, pertengahan september 2011 yang lalu “DeWay” baru lahir. Pada saat “DeWay” berumur beberapa hari saya mencoba meranking dengan menggunakan Alexa. Dan nampak “DeWay” berada di urutan 26juta di seluruh dunia, dan di Indonesia hanya ada tulisan “no data”.

Saya mencoba mengikuti saran beberapa blogger untuk terus update postingan dan menjadi blogger yang kreatif, dan tidak lupa berbagi ke media seperti Vlog, facebook, twitter. Dan hasilnya untuk di Indonesia peringkat saya terus mengalami peningkatan yang sangat mengejutkan, dua minggu yang lalu nampak di board alexa 44 ribuan, dan saat tulisan ini dibuat sudah berada pada ranking 12 ribuan. Begitu juga di dunia, yang awal kelahiran blog ini berada di angka 26 juta, saat tulisan ini dibuat sudah mencapai ranking 1.9 jutaan.

Apa yang bisa kita simpulkan dari data diatas. Dari total akun blog di Indonesia yang berjumlah 4 juta, ternyata banyak akun blog yang mati suri, artinya banyak akun blog yang dibuat tetapi kemudian tidak pernah diurus lagi oleh pemiliknya. Mengapa saya berani mengatakan hal ini. Dengan menggunakan sedikit logika dan penalaran, seharusnya blog “DeWay” yang masih berumur satu setengah bulan tidak mengalami lompatan ranking dari 4juta ke 12ribu apabila ke 4juta blogger tersebut melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan. Begitu juga di seluruh dunia, juga banyak blog yang mati suri, karena blog “DeWay” juga mengalami pelompatan dari 26juta ke 1.9juta.

Analisa kedua, saya mencoba untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, mengenai jumlah pengguna internet di beberapa negara. Ternyata di Indonesia jumlah pengguna internet hanya 16% dari seluruh jumlah penduduk, bandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 60% dari jumlah penduduknya. ( Untuk selengkapnya lihat tabel )




Masih ada peluang.

Dari dua hal tersebut diatas, ternyata masih ada peluang bagi para blogger pemula untuk mendulang rupiah melalui aktivitas blogging. Karena pengguna internet di Indonesia masih sangat dimungkinkan untuk mengalami peningkatan, ditambah lagi saat ini koneksi internet sangat mudah dan murah. Sehingga siapa saja bisa terhubung dengan internet. Itu berarti peluang bagi para blogger untuk terus menambah jumlah pengunjung terbuka lebar. Itu berarti masih ada kemungkinan untuk mendulang rupiah dari aktivitas blogging.

Semoga sedikit gambaran yang saya sampaikan disini memberikan semangat baru bagi para blogger, khususnya para blogger pemula.



Salam
dma.setiawan

Minggu, 23 Oktober 2011

Internet tidak membuat seseorang menjadi bodoh

Di dalam tulisan sebuah blog rekan kita mengatakan bahwa internet membuat pelajar menjadi malas dan karena setiap kali ada tugas para mahasiswa hanya melakukan copas. Sehingga mengakibatkan "pendangkalan otak" .

Jujur saya tidak paham apa yang dimaksud dengan pendangkalan otak, karena dengan semakin mudahnya akses internet membuat setiap orang akan sangat mudah mengakses informasi, pengetahuan dan banyak hal yang bisa dimanfaatkan melalui internet, tentu saja saya berbicara hal-hal yang positif.

Pengalaman yang bisa saya bagikan betapa internet sangat bermanfaat adalah apa yang selalu dilakukan oleh teman kantor saya. Saat anak mereka mendapat tugas dan teman saya tidak mengerti akan tugas tersebut, teman saya selalu searching di internet untuk mencari tahu agar bisa mengajari anaknya. Dan ia mengatakan bahwa dengan internet ia bisa banyak belajar tentang pelajaran-pelajaran sekolah anaknya, dan ia merasa semakin memiliki banyak pengetahuan.

Mengenai masalah copas, sebetulnya itu tidak ada bedanya dengan mengutip sebuah buku. Bedanya kalau pada jaman sebelum ada internet kita harus mengetik ulang apa yang ada di buku, sekarang kita tinggal copy dan paste. Dan hal ini tidak membuat si mahasiswa menjadi bodoh, karena sebelum mereka copas, saya yakin mereka akan membaca subyek yang sesuai dengan tugas yang diberikan, bukankah itu juga menambah pengetahuan bagi sang mahasiswa.

Hanya satu hal yang membuat internet berbahaya, yaitu sifatnya yang tidak terbatas, dimana kita bisa mengakses apa saja, mulai dari hal yang paling negatif sampai ke hal yang paling positif. Dan untuk bisa menangkal hal itu tergantung hanya dari masing-masing individu, dan peran orang tua kalau kita berbicara pengguna internet yang masih anak-anak.

Bagaimana pendapat Anda?

Rabu, 19 Oktober 2011

Menjadi Blogger Yang Kreatif

Membaca sebuah tulisan dari blog brem "Ketika artikel bloggku di copas"  , timbul sebuah pertanyaan di dalam diri saya, sejatinya apa yang kita cari dari aktivitas ngeblog ini? Hanya keuntungan materi semata, atau ada suatu tujuan yang lebih mulia ( Baca Tulisan saya "Antara idealisme dan materialme para blogger" ).

Di dalam artikel blog brem dituliskan bahwa sang pengcopas bahkan mendapatkan penghasilan dari aktivitas tersebut. Saya bukan orang yang tidak membutuhkan uang, saya sama seperti manusia kebanyakan, masih butuh uang, dan ingin meningkatkan penghasilan yang saat ini saya peroleh agar bisa membeli sesuap nasi dan sebongkah berlian. Tetapi pertanyaan bagaimana saya mendapatkannya itu jauh lebih penting daripada seberapa banyak saya bisa mendapatkannya.

Secara pribadi saya mengatakan bahwa aktivitas seperti itu tidak akan mendapatkan sesuatu selain uang, karena aktivitas seperti itu hanya mematikan kreativitas, padahal kreativitas itu mahal harganya. Kreativitas adalah jiwa dari dunia blogging, karena dengan blog yang kita miliki kita bisa menuliskan apa yang ada di pikiran kita, sebenarnya secara tidak sadar kita sedang belajar untuk menjadi seorang comunicator lewat sebuah tulisan, dan ini akan berdampak pada kemampuan kita untuk menjadi seorang comunicator secara verbal. Dan seorang comunicator yang handal adalah seorang yang mampu untuk mengajak audiencenya mengikuti apa yang disampaikannya.

Presiden Soekarno adalah salah satu contoh seorang komunikator ulung yang dimiliki bangsa ini, sehingga ia mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka, tidak hanya itu beliau juga mampu merumuskan sebuah teks proklamasi dan juga nilai-nilai dari bangsa ini.

Semoga apa yang saya tuliskan disini bisa memberi semangat para blogger, khususnya mereka yang pemula untuk terus mengasah kreativitas melalui tulisan-tulisan di blog, cepat atau lambat kita pasti akan menuai hasil.

Bagaimana pendapat Anda?


Salam
Dma.setiawan

Selasa, 11 Oktober 2011

Oh my God... sulitnya mendasain tampilan blog.

Sudah seharian ini saya mencoba untuk merubah tampilan blog saya agar lebih terlihat efesian dan menarik, tapi ya ampun sulitnya minta ampun.... Ada yang templatenya gak bisa tampil seperti seharusnya, ada juga, saya preview bisa tampil, tapi begitu saya pindah ke komputer lain, templatenya juga gak tampil. Apa yang harus aq lakukan..........?????????????


Ya namanya juga gratis, jadi ya harus mau menerima apa adanya. Syukur-syukur google mau ngasik gratis, sehingga kita tetap bisa berkreasi melalui tulisan-tulisan.


lha wong buat tampilannya aja masih grodal-gradul kata orang Jawa, masak mau nyoba aneh-aneh bikin Optimisasi Search Engine.


Teman-teman kalau melihat tampilan blog saya sangat sederhana sekali, itu bukan karena saya gak mau berusaha supaya pembaca merasa nyaman, tetapi karena memang saya gaptek, kenal yang namanya blog aja baru dua bulan, itupun dikerjakan sambilan. Tetapi saya mau tetap mengasah kemampuan saya dalam hal ini, bukankah segala seuatu kalau kita luangkan waktu selama satu jam untuk belajar, maka dalam lima tahun kedepan akan menjadi ahli.


Kalau ada yang sudi berbagi bisa di post di comment.




Salam
dma.setiawan




Postingan terkait :
Bloggorgasme
Antara idealisme dan materialisme para blogger
Ngeblog enak gila....

Jumat, 07 Oktober 2011

Bloggorgasme

He he he….. memang agak aneh judul diatas. Tapi apa yang saya bicarakan ini tidak berbau pornografi apalagi melakukan pornoaksi. Saya hanya ingin berbagi apa yang saya rasakan sejak dua bulan ini mengelola blog “DeWay”.

Sudah banyak cara saya lakukan untuk mendapatkan pengunjung ke blog saya, mengikuti eyang para blogger. Mulai mengikuti langkah-langkah tekhnik SEO ( Search Engine Optimitaztion ) dan juga melalui SMO ( Social Media Optimization ) lewat facebook atau twitter. Tapi yang lebih asyik adalah mengikuti Vlog dari VivaNews.

Setelah semua ide yang dikepala selesai ditumpahkan dan postingan saya rasa ok dengan tampilannya, saya kirim ke Vlog. Nah ini bagian serunya, setelah kita kirim blog kita tidak serta merta langsung tampil di Vlog, tapi harus diseleksi oleh para tetua VivaNews, apakah postingan kita layak apa enggak, dan waktu tunggu itulah yang membuat jantung berdedar-debar. Setiap menit selalu mampir ke VivaNews untuk ngecek apakah postingan kita ditampilkan.

Pada saat blog kita ditampilkan di halaman depan VivaNews, itulah momen terindah, itulah orgasme pertama. Dan saat saya melihat score di statisitik saya mengalami lompatan-lompatan, itulah orgasme kedua, dan pada saat score mencapai puncak tertinggi yang pernah saya capai itulah orgasme ketiga.

Terima kasih VivaNews yang telah menyediakan ruang bagi kami para blogger, dan yang membuat kami para blogger bisa orgasme sampai tiga kali he he he….. Viva forever for VivaNews.

Any comment?

Selasa, 27 September 2011

Antara idealisme dan meterialisme para blogger

Sudah 2 minggu ini saya mencoba membuat blog, saya belajar dari buku dan beberapa tips dari para blogger lain, karena memang saya tidak mempunyai latar belakang sama sekali dalam dunia informatika. Saya lulusan jurusan akuntansi dan saat ini bekerja sebagai accounting di sebuah pabrik.

Tetapi semakin saya banyak tau tentang blog, hati saya terusik dengan sebuah pertanyaan, “sebenarnya ngapain sih saya bikin blog, trus posting tiap hari, kemudian di publish, dan melakukan cara-cara agar mendapat traffic bagus?”

Saya instropeksi diri saya sendiri sejujur-jujurnya, ternyata tujuan saya cuman dapat traffic bagus, lalu bisa pasang iklan, lalu dapat duit…. Yailah ujung-ujungnya juga duit…..

Setelah melalui perenungan yang mendalam, saya mengambil kesimpulan bahwa aktivitas ngeblog tidak sesempit untuk mendapatkan uang saja, tetapi lebih dari itu:

Pertama, beberapa hari yang lalu saya kirimkan blog saya tentang keluarga ke vlog, dan ternyata di tampilkan oleh vivanews.com sehingga banyak orang bisa mengakses tulisan saya. Saya merasakan kepuasan tersendiri akan hal itu, karena apa yang saya tampilkan bukan hasil copy paste, tetapi dari kolaborasi antara informasi dari buku-buku yang pernah saya baca dengan pemikiran saya.

Kedua, dengan blog yang saya miliki saya juga bisa mencurahkan segala pemikiran saya, uneg-uneg saya, melalui tulisan di blog ini, dan semua orang yang baca bisa memberi comment sehingga bisa menjadi umpan balik bagi saya, dan saya yakin itu akan memperkaya wawasan saya.

Ketiga, kepuasan lain dari aktivitas ngeblog adalah apabila apa yang kita tulis bisa memberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung. Saya apresiasi untuk Blogguebo.com yang kumpulan tulisannya menjadi sebuah buku, dan buku itulah yang banyak mengajari saya tentang blog.

Dan yang terakhir, apabila kita beruntung kita bisa menghasilkan uang dari aktivitas blogging. Mengapa saya taruh ini di bagian terakhir dan saya katakan apabila beruntung, karena saya berharap bahwa para blogger tidak melakukan aktivitas ini semata-mata untuk uang, tetapi betul ingin melakukan sesuatu yang bermanfat bagi sesama, melalui content-contentnya.

Bagaimana pendapat Anda?


Salam
dma.setiawan

Kamis, 15 September 2011

Ngeblog enak gila....

Ngeblog mulai saya lakukan baru 5 hari ini, ternyata enak gila. Selama ini saya banyak membaca buku, tapi kesimpen aja di dalam otak, bingung mau diapain. Mau nulis di surat kabar juga masih kalah jauh dari penulis-penulis handal yang sering mengisi ruang opini surat kabar. Ngajar…. Bayangin saja saya takut. Tapi untung ada media bloging, jadi bisa nulis apa aja yang ada di pikiran.

Ngeblog semakin mudah, meskipun backgound saya seorang accounting, tapi dengan blog desain sederhana sudah bisa menjadi sebuah karya, yang bisa dinikmati… minimal buat saya sendiri he he he…….

Tadinya sempat mau mencoba monetize lewat blog, tapi yailah…rumitnya minta ampun, sebagai seorang accounting gak ngeh dengan bahasa nya. Meskipun begitu saya puas dengan aktivitas ini, bisa nulis apa yang ada di pikiran, bisa ngutip kaliamt bagus dari buku, dan bisa saya baca ulang dimana pun saya berada tanpa harus bawa buku yang tebal, tinggal klik, conect, and read.

Terima kasih Tuhan untuk kemajuan tekhnologi ini.

Keep bloging. GOD BLESS INDONESIA


Salam
Dma.setiawan